Berita & Agenda

IQPlus, (11/07) - Fitch Ratings Indonesia telah menegaskan Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) di "AA-(idn)" dengan Outlook Stabil. Di saat yang bersamaan, Fitch juga mengafirmasi Peringkat Nasional "AA-(idn)" dari medium-term notes (MTN) yang diterbitkan perusahaan sejumlah IDR350 miliar.

Menurut keterangan Kamis disebutkan, Peringkat AUTO mencerminkan profil bisnis dan keuangan entitas yang kuat, didukung oleh posisi strategisnya sebagai pemasok komponen untuk pelanggan bisnis korporasi dan konsumen perorangan, fleksibilitas keuangan yang kuat, dan posisi likuiditas yang memadai. Peringkat tersebut memperhitungkan pengangkatan satu notch dari profil kredit mandiri/standalone (SCP) milik AUTO di "a+(idn)" dikarenakan penilaian Fitch akan hubungan moderat perusahaan dengan pemegang saham mayoritas dan pengendali, PT Astra International Tbk (Astra), sesuai dengan metodologi Parent and Subsidiary Rating Linkage dari Fitch.

Profil bisnis AUTO diuntungkan dari posisinya sebagai pemasok bagi produsen original equipment manufacturers (OEM). Perusahaan juga memiliki hubungan erat dengan induknya, yang merupakan salah satu grup otomotif terbesar di Indonesia. Astra memegang lisensi prinsipal untuk memasarkan dan mendistribusikan merek otomotif Jepang yang terkemuka, seperti Toyota, Daihatsu dan Honda (untuk sepeda motor). Astra telah mempertahankan lebih dari 50% pangsa pasar di kategori kendaraan roda empat dan 70% di kategori kendaraan roda dua sejak tahun 2014.

Fitch melihat AUTO dapat mempertahankan marjin EBITDA yang stabil di 6,0%, didorong oleh kebijakan peningkatan upah regional pemerintah yang seharusnya dapat menghasilkan kenaikan upah yang lebih landai, tetapi konsisten, dimana peningkatan upah dapat dikelola produsen dengan lebih baik. Posisi price-making AUTO sebagai pemimpin pasar di segmen REM kelas premium untuk produk yang bergerak cepat dan kemampuannya untuk menegosiasikan persyaratan kontrak yang menguntungkan dengan para OEM prinsipal yang menambah kemampuannya untuk mempertahankan marjin yang stabil. Marjin laba kotor segmen REM terus stabil, di sekitar 19% -20%, antara tahun 2016 sampai tahun 2018. (end)

Daily Report

Equity Analysis

Selengkapnya

Technical Analysis

Selengkapnya
Compendium

2018

Download

2017

Download