Berita & Agenda

IQPlus, (12/01) - Harga minyak beragam pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah kenaikan kuat pekan lalu, saat penguncian virus corona yang ketat di seluruh dunia memperbarui kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar global, sementara dolar AS yang lebih kuat juga menekan harga.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret, terpangkas 33 sen menjadi menetap di 55,66 dolar AS per barel, setelah memantul dari terendah sesi 54,99 dolar AS. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari naik tipis satu sen, menjadi ditutup di 52,25 dolar AS per barel.

"Kekhawatiran baru tentang permintaan karena jumlah kasus baru corona yang sangat tinggi dan pembatasan mobilitas lebih lanjut, ditambah dolar AS yang lebih kuat, menghasilkan tekanan jual," kata analis Commerzbank, Eugen Weinberg.(end/ant)

Daily Report

Equity Analysis

Selengkapnya

Technical Analysis

Selengkapnya
Compendium

2018

Download

2017

Download