Berita & Agenda

IQPlus, (18/11) - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui rencana aksi korporasi penggabungan dengan PT Bank Interim Indonesia (Bank Interim) ke dalam PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah). RUPSLB juga menyetujui persetujuan perubahan nominal saham BCA Syariah sebagai bank hasil penggabungan.

Perubahan nominal saham BCA Syariah itu menjadi sebesar Rp1.000 per lembar saham dari sebelumnya sebesar Rp1 juta per lembar saham. Selain itu, disetujui pula peningkatan modal disetor dan ditempatkan BCA Syariah yang semula Rp1,996 triliun menjadi Rp2,255 triliun setelah penggabungan.

Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih mengatakan penggabungan ini bertujuan untuk menciptakan bank syariah yang dapat memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat dengan cara membangun organisasi yang lebih kuat dan berkualitas. Penggabungan ini memberikan peningkatan terhadap permodalan BCA Syariah.

Ia menambahkan penggabungan ini diharapkan semakin memperkuat posisi BCA Syariah pada lanskap perbankan syariah yang kompetitif di Indonesia. Selain itu, penggabungan ini merupakan salah satu upaya BCA Syariah untuk turut berpartisipasi dalam mendukung konsolidasi perbankan di Indonesia.

Kemudian, tambahnya, memperkuat struktur permodalan bagi percepatan pengembangan perbankan syariah nasional. "Kami memandang penggabungan BCA Syariah dengan Bank Interim merupakan salah satu upaya bagi BCA Syariah untuk tumbuh secara anorganik," kata John, seperti dikutip Rabu, 18 November 2020.PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui rencana aksi korporasi penggabungan dengan PT Bank Interim Indonesia (Bank Interim) ke dalam PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah). RUPSLB juga menyetujui persetujuan perubahan nominal saham BCA Syariah sebagai bank hasil penggabungan.

Aksi korporasi penggabungan tidak menyebabkan berubahnya kegiatan utama BCA Syariah sebagai bank yang melakukan usaha di bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah dan BCA Syariah tetap melayani nasabah perseorangan dan bisnis pada seluruh segmen nasabah perbankan, baik ritel, komersial, maupun Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penambahan modal akan digunakan untuk mendukung percepatan pertumbuhan bisnis BCA Syariah ke depan agar dapat memberikan produk dan layanan yang lebih baik bagi nasabah serta mendukung inisiatif-inisiatif bank ke arah digitalisasi. (end/ba)

Daily Report

Equity Analysis

Selengkapnya

Technical Analysis

Selengkapnya
Compendium

2018

Download

2017

Download