Berita & Agenda

IQPlus, (24/11) - PT Pemerigkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat "idBBB+" kepada PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance). Prospek dari peringkat Perusahaan adalah "stabil".

Analis PEFINDO, Imelda Rusli dan Kreshna Dwinanta Armand menuturkan bahwa, perusahaan asuransi dengan peringkat idBBB memiliki karakteristik keamanan keuangan yang memadai dibandingkan perusahaan lainnya di Indonesia, namun lebih mungkin akan terpengaruh oleh perubahan keadaan bisnis yang merugikan dibandingkan perusahaan asuransi lain dengan peringkat yang lebih tinggi. Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan.

"Peringkat mencerminkan bisnis captive dengan PT PLN (Persero) Tbk (PLN, peringkat idAAA/Stabil), serta profil permodalan dan profil likuiditas yang memadai. Namun, peringkat dibatasi oleh performa operasional yang rata-rata, kompetisi yang ketat di bisnis noncaptive Perusahaan, dan nature dari sektor rekayasa yang berisiko tinggi."katanya.

Peringkat dapat dinaikkan apabila PLN Insurance dapat mendemonstrasikan peningkatan yang konsisten pada posisi bisnisnya, bersamaan dengan kenaikan signifikan di bisnis non-captive nya, dan perbaikan yang substansial pada performa operasionalnya. Di sisi lain, peringkat dapat diturunkan jika posisi bisnis Perusahaan secara signifikan, atau jika salah satu dari profil keuangan Perusahaan melemah secara substansial.

"Kami melihat bahwa inisiatif program pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ditengah pandemi COVID-19 akan berdampak moderat pada produksi bisnis baru di industri asuransi, khususnya kelas-kelas bisnis yang terkena dampak langsung seperti kendaraan bermotor, asuransi kredit, dan kargo. Sektor properti juga dapat terpengaruh pada tingkat yang lebih rendah, karena permintaan untuk pembaruan asuransi masih ada. Dampak signifikan COVID-19 pada kelas bisnis yang terpengaruh dapat membatasi kemampuan perusahaan asuransi umum untuk mendapatkan bisnis baru dan memperbarui polis, sehingga mempengaruhi profil keuangan perusahaan asuransi umum, terutama kinerja operasional dan profil likuiditas."ujarnya.

"Kami memperkirakan perusahaan asuransi memiliki buffer likuiditas cukup, karena sebagian besar porsi investasi ditempatkan pada aset likuid. Kami memiliki ekspektasi bahwa pandemi COVID-19 ini memiliki dampak yang terkendali pada PLN Insurance, didukung oleh likuiditas yang memadai dan keunggulan kompetitif yang kuat dari sinerginya dengan PLN, melayani captive market ini di tengah peningkatan risiko pertumbuhan bisnis. Kami memiliki ekspektasi bahwa Perusahaan dapat mempertahankan porsi kas dan deposito berjangka di bank-bank terkemuka yang cukup besar dalam portofolio investasinya, untuk bisnis resiprokal dan untuk mengelola likuiditasnya terhadap potensi klaim. Ini tercermin dari tingginya porsi kas dan deposito berjangka diatas 75% dari portofolio investasinya pada FY2017-9M2020. Kami menilai profil investasi ini tidak akan terlalu terpengaruh oleh pandemi COVID-19. Namun, kami juga melihat bahwa penurunan ekonomi akibat pandemi menimbulkan kekhawatiran akan penurunan premi baru di beberapa kelas bisnis, seperti kargo, asuransi kredit, dan kendaraan bermotor. PEFINDO akan memonitor kondisi untuk menilai perkembangan dari dampak COVID19, dan jika ada perubahan material, kami akan melakukan rating action yang diperlukan."imbuhnya.(end)

Daily Report

Equity Analysis

Selengkapnya

Technical Analysis

Selengkapnya
Compendium

2018

Download

2017

Download