Berita & Agenda

IQPlus, (13/12) - Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan lembaga terkait beserta aparat hukum untuk memastikan kesiapan transportasi dan keamanan kondisi saat libur Natal 2019 dan Tahun Baru.

"Berkaitan dengan pelayanan transportasi agar juga disiapkan dengan baik kelancaran, kenyamanan, dan keselamatan pengguna transportasi harus betul-betul kesiapannya dari berbagai moda transportasi, baik darat, laut, dan udara benar-benar tidak ada masalah nantinya," katanya dalam sambutan rapat terbatas bertopik "Persiapan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020" di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat.

Presiden juga memerintahkan PT Pertamina agar menyiapkan kecukupan stok bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, pemerintah akan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan, serta bahan-bahan pokok sehingga terjaga dengan baik.

Terkait dengan pengamanan libur panjang Natal dan Tahun Baru, Polri dan TNI diperintahkan bekerja sama dalam mencegah maupun menangkal potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

"Kita juga harus terus memperkuat nilai-nilai toleransi, nilai-nilai kerukunan, nilai-nilai persaudaraan di antara sesama anak bangsa sehingga dalam menjelang Natal dan Tahun Baru, kenyamanan, rasa aman masyarakat bisa kita hadirkan," demikian Presiden.

Polri akan melaksanakan Operasi Lilin Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Sebanyak 100.000 personel kepolisian di seluruh wilayah Indonesia akan menjaga keamanan liburan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Selain mengatur arus lalu lintas, kepolisian juga akan mengamankan sejumlah titik, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hingga tempat rekreasi.(end)

Daily Report

Equity Analysis

Selengkapnya

Technical Analysis

Selengkapnya
Compendium

2018

Download

2017

Download