Makin tinggi hasil investasi yang ditawarkan, maka makin tinggi risikonya. Kenali profil risiko Anda terlebih dulu sehingga Anda dapat membagi investasi ke dalam berbagai instrumen sesuai tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

1. Konservatif
Profil ini adalah untuk orang yang cenderung menghindari risiko tinggi. Orang konservatif lebih menyukai instrumen yang stabil, tidak terlalu berfluktuasi tajam, dan yang aman. Kebanyakan instrumennya adalah instrumen yang memberikan pendapatan tetap, terjamin, serta returnnya stabil. Seperti deposito, surat utang negara, emas, tanah.

2. Moderat
Profil ini adalah untuk orang yang masih dapat menoleransi sebagian risiko penurunan nilai investasi. Orang moderat masih bisa menerima penurunan nilai investasi hingga tingkat tertentu. Menurut mereka, penurunan nilai invesasi ini hanya sementara saja, hingga nanti akan naik kembali. Instrumen untuk orang dengan profil ini contohnya adalah obligasi swasta, reksa dana campuran, properti, emas.

3. Agresif
Profil risiko ini adalah untung orang yang mengejar peningkatan nilai investasi dalam jangka panjang. Orang dengan profil risiko ini dapat menoleransi penurunan nilai investasi dalam jumlah besar. Penurunan nilai investasi, misalnya saham, justru dianggap sebagai kesempatan emas untuk menambah pembelian saham karena harganya relatif sedang murah. Contoh instrumen investasinya adalah saham, reksa dana saham, bisnis, properti.